images and doodles

May 24, 2012 | 08:50 PM |

suatu saat mungkin ada seseorang yang bisa kuberitahu hal ini.

suatu saat, mungkin, saat saya berjalan tergesa-gesa ke rumah sakit fakultas, menggendong tas yang berat, tas tangan berisi artikulator, yang didalamnya berisi GTSL yang belum selesai dihitung,

suatu saat, mungkin, saat saya baru saja dimarahi dokter dari blok saya karena saya lupa belajar tadi malam,

suatu saat, saat saya masih merasa cukup dengan baju diskonan department store, jas putih yang masih dengan logo UGM di saku, duduk di depan ruang dosen, menunggu untuk ujian blok,

suatu saat, saat pasien kecil saya menangis minta dibelikan es krim,

saat itu, mungkin, saya sudah bertemu kamu.

saya mulai banyak berdoa soal itu.

saat itu, atau beberapa tahun setelahnya, atau mungkin setelah kamu bertanya duluan, aku ingin membisikkan padamu,

“aku bisa hidup tanpamu, tapi itu bukan hal yang kuinginkan.”

seperti kata John Lennon tentang Yoko Ono.

:)

May 02, 2012 | 04:23 PM |

Perbedaan Katniss dengan Bella

Katniss:

Kesulitan memilih antara Peeta dengan Gale karena:

1. Tekanan politik dari Capitol. Presiden Snow memaksanya untuk berpura-pura mencintai Peeta demi mencegah pemberontakan dari distrik2 yang lebih lemah.

2. Bingung apakah Peeta benar-benar tulus mencintainya atau mengatakannya untuk mendapat simpati umum.

3. Terlalu fokus menjadimockingjay,simbol pemberontakan untuk menjatuhkan tirani Capitol.

4. Bingung apakah ia mencintai Peeta, (partner Hunger Games-nya), Gale (temannya dari kecil), atau tidak mencintai siapa2. (Ya, nggak mencintai siapa2 BUKAN KIAMAT bagi Katniss. She got Capitol to bring down)

Bella:

Bingung memilih antara Jacob atau Edward karena:

1. Dia dari awal milih Edward, tapi Edward vampir dan keluarganya ribet dan Edward pergi ke sana kemari, Bella kesepian, jadi Bella menanggapi Jacob tiap kali dia sendirian, tiap kali Edward nyebelin, atau tiap ia lebih membutuhkan Jacob daripada Edward. Atau tiap hormonnya bilang pengen dicium Jacob.

Selesai Perkara. Pemenang: Katniss Everdeen dari Hunger Games.

March 20, 2012 | 11:08 PM |

The Big Bang Theory

Saya pertama kali tahu The Big Bang Theory dari blognya Raditya Dika, sekitar tahun 2009-2010. Pertamanya aku pikir sitcom ini tentang anak2 nerd di SMA, soalnya backgroundnya papan tulis kapur gitu. Ternyata ceritanya tentang 3 orang PhD dan 1 orang Master Degree dengan segala kejeniusan dan kecupuan mereka :D

Saya dapet TBBT karena ngopi di warnet (kewl, eh?) Dan sekarang, belum seminggu saya ngopi dan saya udah nyampe di awal2 season 4. Heheh.

Photobucket

Ceritanya memang keren banget! Tentang Sheldon (fisikawan, PhD) dan Leonard (fisika eksperimental, PhD) yang tinggal bersama, tetanggaan sama Penny yang cantik tapi tetot. Leonard suka banget sama Penny, tapi hubungan mereka berakhir putus nyambung. Oh iya, Sheldon dan Leonard juga temenan sama Raj (astrofisika, PhD), imigran India yang gak bisa ngomong di depan cewek, dan Howard (Insinyur Mesin, MD) yang nggilani kalo lagi ngerayu cewek.

Ceritanya berkisar sama kehidupan mereka yang jenius, kalo ngomong cepet, geek sama kartun, komik, dan scifi, terus hubungan mereka sama cewek yang susah settle down.

Leonard punya confident-issue karena tubuhnya yang pendek, kadang2 awkward di depan cewek, dan dia ngerasa cewek2 menghindarinya karena dia terlalu pintar. Howard, sebaliknya, overconfident dengan cewek sehingga cewek2 malah jadi jijay. Howard seorang yahudi dan masih tinggal sama ibunya. Raj punya penyakit selective mutism terhadap cewek karena dia grogian. Dia gak bisa ngomong di depan cewek kecuali saat dia mabuk. Sedangkan Sheldon, dia kayaknya gak tertarik sama gender mana pun kecuali dirinya sendiri yang ber-IQ 187.

Di awal-awal season, cerita TBBT tuh menarik banget. Banyak cerita2 ttg mereka yang geek seperti dateng ke toko komik, nonton kartun/scifi sambil makan malem, dateng ke comiccon/cosplay, belajar bahasa klingon, dan lain-lain. Episode awal juga penuh sama eksperimen mereka di bidang sains, dan cara2 pedekate Leonard yang awkward kepada Penny. Ahh that old good seasons :’)

Tapi episod akhir2 udah gak terlalu geek, malah makin aneh. Howard udah punya pacar yang bisa nerima dia apa adanya, Leonard putus dari Penny, dan Sheldon mulai dekat sama cewek. Sementara Raj, menjadi yang paling ‘cewek’ di antara mereka berempat. Dia luluh waktu Leonard mendemonstrasikan merayu cewek padanya, dia sering bertengkar sama Sheldon dan Howard kayak sepasang gay, dan dia baca Twilight! Ah how crazy is that.

Aside of that, TBBT was all good. Aku pikir Sheldon itu orang yg jenius, pendiam, cuek, dan lain2, tapi ternyata dia chatterbox manja yang disebelin orang2. Aku pikir Penny itu tetot banget, ternyata dia cukup tegas untuk bisa ngehandle empat geek di sekitarnya. Aku pikir ceritanya Sheldon sama Penny itu love interest, ternyata… jangan harap.

Photobucket

Look! it’s on my laptop background, so it’s official! yey :D

Well, liburan kemarin kan aku heboh Running Man. Pas RM udah aku tonton semua sampe episode 84, aku bingung mo nonton apa. Thanks God ada TBBT. Thanks God semester 4 lega banget jadwalnya :’)

Kalo kalian suka sama geek atau sains, atau kalian cuma pingin nonton sesuatu entah apa, coba deh nonton TBBT! Celetukan konyol Howard dan arogansi Sheldon gak akan gagal bikin kalian terhibur!

Cheers! :D

March 07, 2012 | 11:19 PM |
"Gak ngerti kenapa Jihyo bisa keren banget di Running Man. Cewek, tapi kuatnya gak kira2. Disuruh jadi mission team bisa, dijadiin chasing team juga bisa. Bahkan kemampuannya dianggap menyamai Jongkook."

Udah kelihatan sejak episode 2 TT__________TT Ace Jihyo.
March 06, 2012 | 04:35 PM |
"Rasanya ‘monday couple’ itu kayak hubungan asli, yang putus baik-baik karena mereka harus move on. Well, hubungan settingan yang berjalan satu setengah tahun itu lama lho :)"

Ummm… apakah monday couple beneran dianggap putus setelah Jihyo punya pacar? :/
February 06, 2012 | 11:30 PM | 83 notes
I only started watching Running Man a week ago and now I wonder what kind of addictive drug is this?

I only started watching Running Man a week ago and now I wonder what kind of addictive drug is this?

(Source: runningmanconfessions)

January 25, 2012 | 11:32 PM | 1 note

Ugly People Problems

Saya percaya gak ada manusia yang jelek di dunia ini, semua itu dari cara kita memandangnya saja.

Semua berubah ketika saya membaca kutipan, “People see themselves 5 times more attractive than they really are.”

Berarti saya 5 kali kurang atraktif dibanding yang saya pikir. #lesigh #sebenernya saya juga gak nganggap diri saya atraktif sih #lalu saya ini apaaa??

Well, this is called self-confidence issue, my friend.

Trus saya iseng browsing di 9gag seperti biasa, dan Ugly People Problems di atas itu 98% pernah saya rasain. Kesimpulan?

I made fun of my self! :D hahaha

Pernah bener-bener kejadian, salah satu teman mengeluh dia didekati beberapa lawan jenis padahal dia belum get over dari pacar sebelumnya. Oh Man, I thought that happened to me thousand years ago. Sekarang bahkan aku gak sempet mikirin itu. Karena emang gak ada #lesigh.

Setiap saya nonton film drama—admit it, every girl watches drama at least once—saya mikir kenapa semuanya begitu mudah. Pemeran utama, seberapa buruk mereka sakit hati, mengalami kejadian pahit dalam hidup, setelah mereka bertemu lawan jenis semuanya tiba-tiba jadi jelas arahnya kemana. Kenapa? Karena pemeran utamanya cantik/ganteng. Lawan jenisnya pasti langsung tertarik lah. Kalo gak ya benci2an dulu, tapi juga lama2 suka. Karena apa? Face.

Pernah ada yang bilang, ‘face’ itu bonus. Salah, ‘isi’-nya yang bonus. ‘Face’ adalah yang dicari. Kalo isinya bagus, ya bagus. Kalo isinya jelek, kurang beruntung. Tapi dinilainya dari ‘face’ dulu. Dan tergantung, ‘face’ yang kita mau, mau gak sama kita. Hahaha.

Dan saya juga mikir, dari ratusan ribu sperma hanya satu yang menang. Tapi kenapa yang menang yang kayak ‘begini’? Jawabannya mudah. Nggak ada orang cantik kalo nggak ada orang jelek.

Well, okay, that’s rude.

Oh iya, ada riset menunjukkan bahwa orang atraktif lebih mudah mencapai prestasi yang ia inginkan—karena kepercayaan diri yang lebih tinggi, dan ketertarikan dari orang lain juga lebih besar. Sedih memang, maka saya memilih untuk gak percaya2 banget. Kalopun itu benar dan saya gak termasuk di dalamnya, ya mau gimana lagi. Hidup ya hidup aja sih, hahaha.

Sedih? Mungkin. Tapi jangan khawatir. Ugly people problems itu menunjukkan, kalo saya merasakan itu, saya gak sendirian. Dunia ini terdiri dari 3 trilyun penduduk Dude, saya gak mungkin sendirian. Buktinya ada yang merangkumkan masalah2 itu untuk saya baca, hahah.

Life’s hard, but I live in it. I’m not alone. I got tumblr to write what I had, hehe.

Cheers!

January 16, 2012 | 02:49 PM | 12 notes

Asking Out for a Date

  • Guy: Please go out with me.
  • Girl: .....
  • Guy: Crap you hate me.
  • Girl: I didn't say no.
  • Guy: Good! So friday at eight?
  • Girl: I didn't say yes either.
  • Guy: .......
January 16, 2012 | 02:47 PM | 23,515 notes
:’)
January 16, 2012 | 02:47 PM | 470 notes
feel the same?

feel the same?

(Source: jean-michaelb, via fuckyeahrandomstupidity)

1 of 29 Old »